Thursday, March 17, 2016

Pengertian Permodalan dan Pentingnya Mengakses Permodalan bagi UMKM

Perkembangan usaha di Indonesia dewasa ini telah membuat terminologi financing atau permodalan menjadi hal yang umum didengar. Istilah-istilah seperti angel investor, venture capital, dan bank loan merupakan beberapa hal yang sudah lazim menjadi topik perbincangan dalam komunitas entrepreneur. 

Sebagian entrepreneur sudah senior dan paham mengenai seluk-beluk permodalan, tapi sebagian lain merupakan pendatang baru, yang masih bertanya-tanya dari mana saja mereka bisa menerima suntikan modal untuk ide bisnis mereka. 

Modal adalah aset dalam bentuk uang atau non-uang, yang dimiliki oleh penanam modal, dan mempunyai nilai ekonomis. Modal bisa berbentuk uang cash, bisa juga berbentuk bangunan, mesin, ataupun perlengkapan. Modal-modal ini ada yang datang dari kantong sendiri, tapi ada juga yang diberikan oleh orang lain dalam suatu kegiatan penanaman modal. Apa sajakah jenis-jenis penanaman modal tersebut? 

Jenis-Jenis modal menurut penggunaannya Pengertian permodalan tentu saja berbeda-beda sesuai dengan jenisnya. Modal pada dasarnya ada 3 jenisnya. Yang pertama adalah modal investasi awal, modal kerja dan juga modal operasional. Makin besar bidang usaha yang dimiliki maka mekin besar juga jumlah dari 3 modal tersebut.

1. Modal investasi Modal investasi adalah modal yang paling penting dalam memulai sebuah usaha. Modal ini memiliki nilai yang cukup besar karena hampir bisa dibilang merupakan modal aset. Modal investasi awal adalah modal yang dipergunakan untuk membeli beragam keperluan awal dari sebuah usaha, meliputi peralatan umum seperti alat bangunan, alat komputer, kendaraan, dan juga barang lain yang digunakan dalam jangka panjang. Karena digunakan untuk membeli perlengkapan dan peralatan awal, modal investasi ini tentu nilainya besar. Sayangnya modal investasi awal ini nilainya akan terus menyusut seiring dengan berjalannya waktu.

2. Modal Kerja Pengertian permodalan selanjutnya adalah pengertian mengenai modal kerja. Modal kerja ini adalah modal yang sifatnya jangka pendek. Artinya modal kerja dapat segera dicairkan dan digunakan. Contohnya adalah kas, surat berharga, piutang, dan juga persediaan. Modal kerja ada 2 jenisnya yaitu modal kerja bersih dan juga modal kerja bruto. Modal kerja bersih adalah modal kerja yang didapatkan dari penghitungan selisih antara aktiva lancar dan juga hutang lancar. Modal kerja bersih yang positif adalah tanda yang baik bagi perusahaan yang mengindikasikan bahwa perusahaan mampu membayar seluruh hutang jangka pendek yang dimilikinya.

3. Modal Operasional Pengertian permodalan operasional adalah modal yang harus dimiliki untuk bisa melakuan kegiatan produksi. Kegiatan produksi adalah kegiatan menghasilkan barang yang membutuhkan dukungan berupa mesin. Mesin harus digerakkan dengan tenaga. Biaya tenaga inilah yang disebut dengan biaya dan modal operasional. Contoh dari Modal operasional antara lain seperti pembayaran listrik, air dan beragam keperluan yang penting untuk manjalankan usaha. 

Jenis Modal menurut wujudnya

Jika dilihat dari penggunannya, modal memiliki jenis seperti yang telah dijelaskan diatas. Jenis lain dari sebuah modal adalah jenis modal menurut wujudnya. Berdasarkan bentuknya modal dibagi menjadi 2 jenis yaitu modal abstrak dan juga modal konkret. 

1. Modal abstrak 

Modal yang tidak dapat kita lihat namun memberi manfaat bagi kegiatan produksi kita, antara lain hak pendirian dan hak cipta. 

2. Modal konkret 

Modal yang berupa barang-barang atau benda-benda yang wujudnya dapat kita lihat yang digunakan dalam proses produksi, antara lain mesin, pabrik, gudang, serta bahan baku. 

Jenis Modal berdasarkan fungsinya 

Pengertian permodalan yang selanjutnya berasal dari jenis modal berdasarkan fungsinya. Modal ini dibagi menjadi 2 yaitu modal perseorangan dan juga modal sosial. Penjelasan mengenai 2 modal ini antara lain adalah sebagai berikut: 

1. Modal perseorangan 

Modal perseorangan adalah modal yang dimiliki oleh masing-masing orang. Modal ini akan memberikan keuntungan bagi pemegangnya. Bentuk dari modal perseorangan ini adalah saham, uang deposito, rumah dan juga mobil yang digunakan untuk keperluan bisnis. 

2. Modal Sosial

Jika modal perseorangan adalah modal yang dimiliki perseorangan untuk menghasilkan keuntungan, oleh karena itu modal sosial ini tidak digunakan untuk kepentingan keuntungan karena dimiliki secara bersama. Contoh dari modal sosial ini adalah jalan raya, pasar dan berbagai alat bersama lainnya. 

Peran Pemerintah bagi UMKM dalam menghadapi MEA

Setelah mengetahui Pengertian permodalan, yang perlu disiapkan adalah cara mendapatkan modal tersebut. Pengusaha yang kecil dan menengah sering kali memiliki ganjalan modal ketika ingin maju. Hal ini merupakan salah satu pengganjal ketika mereka akan mempersiapkan diri untuk bersaing di pasar nasional. Seperti yang sudah disebutkan, untuk mempersiapkan diri agar bisa bersaing dengan sehat pada pasar dalam negri saja sudah merupakan hal yang sukar bagi sebagian pengusaha, apalagi menghadapi persaingan global di daerah ASEAN dengan beberapa negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura dan Thailand yang UKM nya sudah siap bersaing dengan UKM dalam negeri.

Pemerintah melalui Permodalan Nasional Madani (PNM) menjadi tulang punggung dalam hal membantu sektor keuangan/permodalan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar bisa berkembang dan dapat bersaing tidak hanya dengan pengusaha lokal, melainkan juga pengusaha dari luar negeri dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Salah satu langkah konkret PNM dalam membantu UMKM adalah dengan program UlaMM atau Unit Layanan Modal Mikro. Program ini adalah pemberian modal bagi pengusaha kecil menengah yang memiliki potensi bersaing yang besar dengan produk andalan mereka. Untuk mendapat suntikan dana UlaMM inipun tidaklah sulit, para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi (UMKMK) hanya perlu melengkapi persyaratan antara lain, tanda bukti WNI/kartu identitas, bukti usaha sudah berjalan lebih dari 1 tahun, usaha produktif dan berkas-berkas lainnya.

Selain itu juga para pengusaha mikro bisa mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang fungsinya hampir sama dengan ULaMM. Komitmen pemerintah dalam membantu UMKM melalui KUR ini cukup serius, hal ini dilandasi dengan tahun ini pemerintah menurunkan bungan KUR sebesar 9% setelah tahun sebelumnya sebesar 12%. Pengajuan KUR ini dapat dilakukan di bank Mandiri, BNI dan BTN. 

Peran Telkom dalam membantu UMKM

Seiring dengan langkah pemerintah dalam hal membantu UMKM agar bisa lebih produktif dan berdaya saing, Telkom pun meluncurkan program kemitraan bernama Smartfunding. Sesuai dengan namanya, program ini bertujuan membantu para pelaku UMKM agar mendapat bantuan modal untuk kepentingan pengembangan usahanya. Syaratnya pun cukup mudah diantaranya WNI, sudah menjalankan usaha minimal 1 tahun, bisnis yang dijalankan potensial dan tidak menjadi mitra UMK binaan perusahaan lain. Untuk informasi lengkap mengenai Smartfunding ini silahkan kunjungi di sini.

Modal adalah hal yang sangat krusial dalam pembangunan sebuah usaha dan juga pengembangannya. Oleh karena itu seorang pengusaha yang potensial harus diberikan bantuan yang besar sehingga ia bisa mendapatkan kesempatan untuk bersaing dengan lebih kompetitif. Selain pemberian pengertian permodalan, pemerintah sebaiknya juga memberikan penjelasan dan juga penyuluhan lebih jauh mengenai MEA agar masyarakat bisnis kecil dan menengah menjadi lebih mengerti dan siap dengan persaingan di depan yang akan mereka hadapi. (nas)

 (***) 
 Dari berbagai sumber

Wednesday, December 14, 2011

Tips Investasi Properti

Investasi Properti di Indonesia


Investasi sering diartikan sebagai kegiatan yang tidak jauh berbeda dengan kegiatan petani. Membeli dan menanamkan bibit yang berupa modal hingga tumbuh dan berbuah dengan nilai yang lebih besar lagi. Setidaknya usaha tersebut memerlukan perhatian dari penanam modal agar tanaman (yang di investasi) dapat tumbuh dan berkembang dengan baik hingga  berbuah dan dapat dipetik hasilnya.


Tips Pilihan Investasi Properti
Seperti yang telah diketahui pada umumnya, investasi dalam properti memiliki tingkat resiko yang sangat minim dibandingkan dengan jenis investasi lainnya. Secara logika, dunia ini memiliki lahan yang terbatas dengan diiringi pertumbuhan penduduk yang terus meningkat. Hal ini memicu harga lahan yang terus meningkat setiap periode tertentu. Namun jangan pernah berpikir bahwa setiap membeli suatu lahan atau properti dapat mengikuti logika tersebut dengan baik. Contohnya, kapan anda dapat merasakan secara pasti hasil dari investasi properti anda yang berlokasi di daerah yang jauh dari perkembangan tata ruang kota pemerintah setempat, terlebih lagi anda tidak mengolahnya sebagai tempat yang memiliki nilai jual. Berikut ini merupakan bentuk investasi di bidang properti yang umum dilakukan. Anda juga dapat membaca http://sonyandproject.blogspot.com/2011/12/bagaimana-cara-memilih-properti-yang.html


Jual Kembali
Seperti yang dimaksud dengan logika diatas, anda dapat membeli properti dengan tujuan menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi. Sebagai contoh, kota yang berkembang dalam pembangunan dan pengembangan infrastruktur tata ruang kota dan bisnis biasanya menjadi pilihan para pencari properti. Hal ini memiliki potensi dalam peningkatan harga jual yang tinggi dan dalam periode yang singkat.
Sebagai contoh:
Seorang pembeli properti membeli unit ruko seharga Rp.800 juta di suatu kawasan di kota yang dimaksud diatas. Dengan perkiraan kenaikan harga jual Rp.50-100 juta per tahun, ia berniat investasi tanpa menggunakan unit ruko tersebut. Namun siapa yang mengira bahwa hanya berlangsung 5 tahun yang seharusnya ia mendapat nilai jual seperti prediksinya sekitar Rp 1 milyar - 1,3 milyar, ternyata ia dapat menjualnya dengan harga Rp.1,6 milyar di tahun kelima sejak ia membelinya. Belum puas dengan hal tersebut, ia mengulur waktu 1 tahun kedepan dan ia menjualnya kepada orang lain dengan harga Rp.1,8 milyar (setelah negosiasi). Dan 1 tahun kemudian (7tahun) setelah ia menjualnya, ternyata ruko di kawasan tersebut telah meningkat harganya menjadi Rp.2,3 milyar.
Lalu bagaimana cara agar hal tersebut dapat anda alami sama persis atau bahkan lebih dari itu?


Tips Investasi Jual Kembali
  1. Memilih lokasi dengan jenis properti yang sesuai dengan kebutuhan calon pembeli.
  2. Peningkatan harga jual kembali dan NJOP dapat anda cek melalui notaris maupun instansi terkait mengenai harga pasaran di lokasi tersebut.
  3. Anda dapat menanyakan secara langsung pada pemerintah setempat mengenai program-program pengembangan dan pembangunan tata ruang kota di lokasi yang akan anda pilih.
  4. Properti jadi (lengkap dengan unit bangunan) umumnya dikelola oleh developer. Citra, mutu, dan kualitas serta pengalaman developer juga berpengaruh terhadap minat calon pembeli. Atau setidaknya developer tersebut memiliki perencanaan yang baik dalam mengembangkan kawasan properti yang mereka jual.
Catatan:
Harga beli yang tinggi bukan berarti memiliki peningkatan harga jual yang tinggi juga. Prediksi harga tidak dapat dipastikan bila kawasan tersebut tidak sesuai dengan poin 1, 3, dan 4 diatas.




Sewa
Seperti halnya membeli untuk menjualnya kembali, sewa dilakukan untuk mengisi kekosongan waktu yang tersedia selama peningkatan harga jual kembali bila telah dinilai cocok. Dan beberapa alasan umum mengapa menyewakan properti dinilai sebagai bentuk investasi properti yang baik:


  • Harga sewa dapat membantu mengurangi beban nilai kredit atau down payment yang relatif tinggi.
  • Harga sewa memiliki nilai minimum 2% dari harga jual rata-rata. Biasanya sangat jarang pemilik memberikan nilai sewa dengan perhitungan harga tersebut.
  • Menjadi pilihan bagi pencari properti dengan modal yang terbatas. Biasanya penyewa lebih sedikit dibandingkan dengan pembeli.
  • Dalam komersil, perusahaan besar biasanya jarang membeli unit properti sebagai cabang perusahaan atau sebagai tempat berdagang. Hal ini dikarenakan sulitnya menentukan kepemilikan yang sah dari perusahaan besar tersebut dari jumlah tenaga kerja yang terhitung banyak. Mereka juga memilih sewa dengan alasan mengganti penggunaan modal untuk membeli sebagai kegiatan promosi dan pemasaran perusahaannya. Mereka juga jarang menjadikan properti milik mereka sebagai aset mereka.
Tips Menyewakan Properti
Selain berdasarkan tips investasi jual kembali diatas, yang perlu diperhatikan adalah:
  1. Memiliki perjanjian dengan ikatan hukum yang kuat antara penyewa dan pemilik. Perjanjian sewa menyewa biasanya disepakati antara kedua belah pihak. Setiap perjanjian tentunya memerlukan pihak tengah yang berperan sebagai saksi yang tidak memberatkan kepada salah satu pihak. Gunakan notaris atau ahli hukum yang terkait sebagai pihak tengah. Atau juga dapat menggunakan mediator atau perantara yang sesuai dan berada dalam proses sewa menyewa sebagai pihak tengah.
  2. Isi perjanjian lebih mengutamakan poin penting tertulis terhadap objek sewa (unit bangunan, Luas tanah/Luas Bangunan, alamat, fasilitas yang disediakan penyewa), harga sewa, jangka waktu sewa, dan menyertakan pihak-pihak yang terkait. Penambahan isi perjanjian berdasarkan kebutuhan dan kesepakatan pihak penyewa dengan pihak pemilik.
  3. Gunakan cara pembayaran secara transfer melalui bank. Hal ini bertujuan mengurangi resiko penipuan dalam pembayaran.
Catatan:
Anda bukan satu-satunya orang yang memiliki cara dan tujuan tersebut sebagai penyewa. Bila anda memiliki pesaing yang sama, baiknya anda melengkapi unit anda dengan fasilitas maupun perawatan unit properti anda dengan baik. Atau anda dapat sekedar mengurangi harga sewa dibawah pesaing anda.

Untuk info lebih lanjut, hubungi:
SONY
+6285693433333
sony.swangga@yahoo.com



Saturday, December 10, 2011

Tips Memilih Ruko atau Rukan

Tips Memilih Ruko atau Rukan



Sebagai bahan pertimbangan sebelumnya di http://sonyandproject.blogspot.com/2011/12/bagaimana-cara-memilih-properti-yang.html , dalam memilih ruko atau rukan sebagai tempat usaha antara lain dengan cara:




  1. Ruko/rukan tersebut telah memiliki surat-surat penting seperti Sertifikat Hak Milik atau Sertifikat Hak Guna Bangunan dan Izin Mendirikan Bangunan. Keduanya merupakan hal utama yang penting dimiliki penjual sebelumnya sebagai bukti pembelian dengan kepemilikan yang sah bagi anda nantinya.
    Catatan: Saat ini ruko/rukan yang berada di kawasan komersial di kota-kota besar hanya memiliki Sertifikat Hak Guna Bangunan dan tidak bisa diubah menjadi Sertifikat Hak Milik..
  2. Lokasi yang anda pilih tidak berada dalam ruang lingkup tata ruang kota dalam jangka waktu yang anda tentukan dalam penempatan. Karena anda tentunya anda tidak ingin suatu saat ruko/rukan anda terkena penggusuran lahan. Atau memang anda memang menginginkan hal tersebut terjadi bila ingin mendapat nilai ganti rugi dari pemda atau pemkot, lengkapi data kepemilikan yang sah secara hukum tertulis bahwa ruko atau rukan tersebut memiliki surat-surat lengkap atas nama anda.
  3. Pilihlah lokasi yang strategis, dengan kata lain ruko/rukan yang akan anda pilih nanti berdekatan dengan hal-hal yang menunjang usaha anda. Contohnya ruko/rukan yang akan anda pilih berdekatan dengan jalur transportasi yang sesuai dengan kebutuhan anda. Anda tentunya juga ingin berdekatan dengan pelanggan, rekan bisnis, maupun supplier anda. Apabila tempat yang akan anda pilih tidak memiliki semua hal tersebut, setidaknya lokasinya berdekatan dengan penunjang yang anda anggap sangat penting dalam usaha anda..
  4. Memiliki keamanan yang memadai dan terpercaya yang menjangkau daerah sekitar ruko/rukan yang akan anda pilih berdekatan dengan ruko/rukan anda. Hal ini dapat mengurangi resiko kriminalitas yang akan terjadi sewaktu-waktu.
  5. Memiliki infrastruktur yang baik. Hal ini berkaitan dengan fasilitas utama yang sangat diperlukan. Pada umumnya (saat ini di kota besar), setiap ruko/rukan memerlukan instalasi listrik (besaran watt berdasar kebutuhan), air, dan telepon, serta jalan aspal atau paving blok yang baik dilalui kendaraan besar ataupun kendaraan kecil. Dan yang lebih utama (bagi saya), lokasi yang anda pilih terbebas dari banjir atau setidaknya memiliki saluran air yang baik. Apabila ruko/rukan pilihan anda telah memiliki itu semua, anda telah menyesuaikan taraf hidup anda tanpa perlu membangun infrastruktur anda dari nol. Namun apabila anda tidak membutuhkan itu semua, anda hanya perlu memastikan kenyamanan bagi anda sendiri.
More info:
Sony
+6285693433333
sony.swangga@yahoo.com

Thursday, December 8, 2011

Tips Memilih Rumah Tinggal

Tips Memilih Rumah Tinggal




Sebagai bahan pertimbangan sebelumnya di http://sonyandproject.blogspot.com/2011/12/bagaimana-cara-memilih-properti-yang.html , dalam memilih rumah dengan fungsi sebagai tempat tinggal antara lain dengan cara:




  1. Rumah tersebut telah memiliki surat-surat penting seperti Sertifikat Hak Milik atau Sertifikat Hak Guna Bangunan dan Izin Mendirikan Bangunan. Keduanya merupakan hal utama yang penting dimiliki penjual sebelumnya sebagai bukti pembelian dengan kepemilikan yang sah bagi anda nantinya.
  2. Lokasi yang anda pilih tidak berada dalam ruang lingkup tata ruang kota dalam jangka waktu yang anda tentukan dalam penempatan. Karena anda tentunya anda tidak ingin suatu saat rumah anda terkena penggusuran lahan. Atau memang anda memang menginginkan hal tersebut terjadi bila ingin mendapat nilai ganti rugi dari pemda atau pemkot, lengkapi data kepemilikan yang sah secara hukum tertulis bahwa rumah tersebut memiliki surat-surat lengkap atas nama anda.
  3. Pilihlah lokasi yang strategis, dengan kata lain rumah yang akan anda pilih nanti berdekatan dengan fasilitas umum atau yang sudah disediakan oleh developer (bila penjual dari developer). Hal ini demi memudahkan anda dalam menjalani aktivitas anda sehari-hari. Contohnya rumah yang akan anda pilih berdekatan dengan sarana ibadah anda, tempat pengobatan (dokter, rumah sakit, bidan, dsb), jalur transportasi umum ataupun tol, sekolah dan tempat pendidikan lainnya, tempat perbelanjaan (modern atau tradisional), sarana olah raga, taman, taman bermain anak, dan lain sebagainya. Apabila tempat yang anda akan pilih tidak memiliki semua hal tersebut, setidaknya lokasinya berdekatan dengan fasilitas-fasilitas utama yang sangat anda butuhkan. Setidaknya anda tidak merasa terasing.
  4. Memiliki keamanan yang memadai dan terpercaya yang menjangkau daerah sekitar rumah yang akan anda pilih berdekatan dengan rumah anda. Hal ini dapat mengurangi resiko kriminalitas yang akan terjadi sewaktu-waktu.
  5. Lokasi rumah tidak tertutup atau memiliki beberapa tempat pintu masuk perumahan. Hal ini memudahkan anda mengevakuasi diri anda dan keluarga anda apabila terjadi bencana seperti kebakaran ataupun gempa bumi. Namun apabila perumahan anda memiliki konsep cluster (1 pintu masuk yang bertujuan memaksimalkan faktor keamanan), setidaknya memiliki ruang yang cukup pada luas pintu gerbang perumahannya. Tips no. 5 ini berlaku bagi anda yang penuh kesibukan dengan harapan tidak menjadi penghambat aktivitas anda. Buatlah pemikiran bahwa kenyamanan dan lokasi yang ekslusif tidak sama dengan mengasingkan diri bagi anda.
  6. Memiliki infrastruktur yang baik. Hal ini berkaitan dengan fasilitas utama yang sangat diperlukan. Pada umumnya (saat ini di kota besar), setiap rumah tinggal memerlukan instalasi listrik (besaran watt berdasar kebutuhan), air, dan telepon, serta jalan aspal yang baik dilalui kendaraan besar ataupun kendaraan kecil. Dan yang lebih utama (bagi saya), lokasi yang anda pilih terbebas dari banjir atau setidaknya memiliki saluran air yang baik. Apabila rumah pilihan anda telah memiliki itu semua, anda telah menyesuaikan taraf hidup anda tanpa perlu membangun infrastruktur anda dari nol. Namun apabila anda tidak membutuhkan itu semua, anda hanya perlu memastikan kenyamanan bagi anda sendiri.
More info:
Sony
+6285693433333
sony.swangga@yahoo.com

Bagaimana Menentukan Jenis Properti

Bagaimana cara memilih Properti yang baik?
Tidak sama ketika anda harus memilih suatu pekerjaan. Dalam pemilihan properti, gunakan pemikiran bahwa properti yang akan anda miliki adalah "awal dari segalanya". Berikut ini sedikit dari saya sebagai bahan pertimbangan anda.


  1. Menentukan fungsi jenis properti yang akan dipilih berdasarkan kebutuhan anda, sesuaikan jenis properti yang akan anda pilih berdasarkan lokasi. Contohnya anda akan memiliki tempat tinggal, tempat usaha, atau hanya sebagai investasi sewa atau kenaikan nilai jual kembali. Tentunya anda tidak ingin jenis properti yang anda pilih tidak sesuai dengan kebutuhan anda.
  2. Menyesuaikan lokasi dengan kebutuhan anda merupakan bagian dari nilai investasi masa depan anda. Selain itu sangat perlu bagi anda mengetahui lebih dulu mengenai status lahan dan bangunan yang akan anda pilih. Hal ini berhubungan dengan izin dan legalitas secara hukum. Anda tentunya tidak ingin bila properti yang tengah anda gunakan tiba-tiba terjadi penggusuran lahan. Dalam hal ini, anda dapat menanyakan kepada Pemda maupun Pemkot mengenai proyek tata ruang kota dan Hak Penggunaan Lahan di lokasi yang anda pilih. Selain itu anda juga dapat melakukan hal yang sama dengan Notaris maupun Pejabat Pembuat Akte Tanah yang berperan sebagai mediator legalitas hukum bagi anda di waktu yang akan datang.
  3. Menentukan developer (pengembang) biasanya umum di wilayah Jabodetabek. Karena hampir seluruh wilayah memiliki lahan dibawah pembangunan dan pengelolaan developer. Setiap developer memiliki reputasi dan nilai jual yang berbeda-beda. Dengan lokasi properti, kualitas bangunan, fasilitas, harga jual dan lain-lain merupakan ciri khas yang dimiliki masing-masing developer dalam menawarkan properti. Gunakan informasi yang anda dapat sebagai bahan pertimbangan anda dalam memilih properti yang dijual oleh developer. Dan umumnya, fungsi perusahaan developer resmi juga dapat sebagai pelindung hukum properti anda. Harga yang didapat sangat berbeda dengan properti yang didapat tanpa developer, setidaknya fungsi pelindung hukum properti yang kuat, lokasi yang telah berdasarkan survey kebutuhan penggunaan lahan dan bangunan, kualitas bangunan, fasilitas dan lain sebagainya anda bisa anda dapatkan.

Wednesday, December 7, 2011

Seperti apa jenis properti yang sering dijumpai?

Seperti apa jenis properti yang sering dijumpai?

Tempat Tinggal

Rumah
Sering disebut sebagai landing house (rumah yang berdiri diatas tanah langsung). Rumah memiliki fungsi umum sebagai tempat tinggal. Di daerah Jabodetabek, rumah hanya berlokasi di tempat-tempat yang khusus diperuntukkan sebagai tempat tinggal.






Rumah Susun

Dibangun diatas lahan dengan bangunan bertingkat demi menyesuaikan lahan yang terbatas. Perbedaan fisik dengan rumah adalah rumah susun memiliki luas tanah dan bangunan terhitung sama, namun secara umum memiliki luas yang lebih kecil dari rumah.







Apartment

Secara fisik hampir menyerupai dengan rumah susun. Namun secara fasilitas dan kelengkapan, apartment lebih memadai dibandingkan dengan rumah susun. Contohnya, umumnya apartment memiliki lift sebagai sarana transportasi antar-lantai dibandingkan rumah susun yang hanya memiliki tangga. Apartment sering dijumpai pada daerah-daerah yang memiliki nilai komersil.




Komersil / Perdagangan

Kios atau Toko


Memiliki fungsi sebagai tempat usaha. Sering dijumpai di kawasan yang khusus diperuntukkan sebagai kawasan komersil, contohnya pasar tradisional atau modern, mall, dan lain sebagainya.







Ruko

Ruko (Rumah toko) dapat berfungsi sebagai tempat usaha maupun tempat tinggal. Secara fisik luas tanah maupun bangunan, umumnya ruko lebih besar dari kios maupun toko. Lokasinya seringkali dijumpai di pinggir jalan kompleks perumahan maupun pinggir jalan umum.







Rukan

Sedikit berbeda dengan ruko, rukan (rumah kantor) lebih sering difungsikan secara umum murni sebagai tempat usaha. Rukan juga sering dijumpai di pinggir jalan umum yang lebih memiliki nilai komersil.








Wisata / Hiburan

Jenis properti yang sering dijumpai dengan fungsi sebagai wisata atau hiburan antara lain rumah makan, cafe, restoran, karaoke, kolam renang, tempat olah raga, game center, dan lain sebagainya.
Setiap jenis properti tersebut hanya membutuhkan lahan kosong serta izin-izin lainnya yang sesuai dengan Izin Mendirikan Bangunan dan izin usaha. Selanjutnya lahan kosong tersebut dapat dibangun berdasarkan kebutuhan.
Jenis properti tersebut sering dijumpai di kawasan wisata maupun di kawasan komersil lainnya.