Perkembangan usaha di Indonesia dewasa ini telah membuat terminologi financing atau permodalan menjadi hal yang umum didengar. Istilah-istilah seperti angel investor, venture capital, dan bank loan merupakan beberapa hal yang sudah lazim menjadi topik perbincangan dalam komunitas entrepreneur.
Sebagian entrepreneur sudah senior dan paham mengenai seluk-beluk permodalan, tapi sebagian lain merupakan pendatang baru, yang masih bertanya-tanya dari mana saja mereka bisa menerima suntikan modal untuk ide bisnis mereka.
Modal adalah aset dalam bentuk uang atau non-uang, yang dimiliki oleh penanam modal, dan mempunyai nilai ekonomis. Modal bisa berbentuk uang cash, bisa juga berbentuk bangunan, mesin, ataupun perlengkapan. Modal-modal ini ada yang datang dari kantong sendiri, tapi ada juga yang diberikan oleh orang lain dalam suatu kegiatan penanaman modal. Apa sajakah jenis-jenis penanaman modal tersebut?
Jenis-Jenis modal menurut penggunaannya
Pengertian permodalan tentu saja berbeda-beda sesuai dengan jenisnya. Modal pada dasarnya ada 3 jenisnya. Yang pertama adalah modal investasi awal, modal kerja dan juga modal operasional. Makin besar bidang usaha yang dimiliki maka mekin besar juga jumlah dari 3 modal tersebut.
1. Modal investasi
Modal investasi adalah modal yang paling penting dalam memulai sebuah usaha. Modal ini memiliki nilai yang cukup besar karena hampir bisa dibilang merupakan modal aset. Modal investasi awal adalah modal yang dipergunakan untuk membeli beragam keperluan awal dari sebuah usaha, meliputi peralatan umum seperti alat bangunan, alat komputer, kendaraan, dan juga barang lain yang digunakan dalam jangka panjang. Karena digunakan untuk membeli perlengkapan dan peralatan awal, modal investasi ini tentu nilainya besar. Sayangnya modal investasi awal ini nilainya akan terus menyusut seiring dengan berjalannya waktu.
2. Modal Kerja
Pengertian permodalan selanjutnya adalah pengertian mengenai modal kerja. Modal kerja ini adalah modal yang sifatnya jangka pendek. Artinya modal kerja dapat segera dicairkan dan digunakan. Contohnya adalah kas, surat berharga, piutang, dan juga persediaan. Modal kerja ada 2 jenisnya yaitu modal kerja bersih dan juga modal kerja bruto. Modal kerja bersih adalah modal kerja yang didapatkan dari penghitungan selisih antara aktiva lancar dan juga hutang lancar. Modal kerja bersih yang positif adalah tanda yang baik bagi perusahaan yang mengindikasikan bahwa perusahaan mampu membayar seluruh hutang jangka pendek yang dimilikinya.
3. Modal Operasional
Pengertian permodalan operasional adalah modal yang harus dimiliki untuk bisa melakuan kegiatan produksi. Kegiatan produksi adalah kegiatan menghasilkan barang yang membutuhkan dukungan berupa mesin. Mesin harus digerakkan dengan tenaga. Biaya tenaga inilah yang disebut dengan biaya dan modal operasional. Contoh dari Modal operasional antara lain seperti pembayaran listrik, air dan beragam keperluan yang penting untuk manjalankan usaha.
Jenis Modal menurut wujudnya
Jika dilihat dari penggunannya, modal memiliki jenis seperti yang telah dijelaskan diatas. Jenis lain dari sebuah modal adalah jenis modal menurut wujudnya. Berdasarkan bentuknya modal dibagi menjadi 2 jenis yaitu modal abstrak dan juga modal konkret.
1. Modal abstrak
Modal yang tidak dapat kita lihat namun memberi manfaat bagi kegiatan produksi kita, antara lain hak pendirian dan hak cipta.
2. Modal konkret
Modal yang berupa barang-barang atau benda-benda yang wujudnya dapat kita lihat yang digunakan dalam proses produksi, antara lain mesin, pabrik, gudang, serta bahan baku.
Jenis Modal berdasarkan fungsinya
Pengertian permodalan yang selanjutnya berasal dari jenis modal berdasarkan fungsinya. Modal ini dibagi menjadi 2 yaitu modal perseorangan dan juga modal sosial. Penjelasan mengenai 2 modal ini antara lain adalah sebagai berikut:
1. Modal perseorangan
Modal perseorangan adalah modal yang dimiliki oleh masing-masing orang. Modal ini akan memberikan keuntungan bagi pemegangnya. Bentuk dari modal perseorangan ini adalah saham, uang deposito, rumah dan juga mobil yang digunakan untuk keperluan bisnis.
2. Modal Sosial
Jika modal perseorangan adalah modal yang dimiliki perseorangan untuk menghasilkan keuntungan, oleh karena itu modal sosial ini tidak digunakan untuk kepentingan keuntungan karena dimiliki secara bersama. Contoh dari modal sosial ini adalah jalan raya, pasar dan berbagai alat bersama lainnya.
Peran Pemerintah bagi UMKM dalam menghadapi MEA
Setelah mengetahui Pengertian permodalan, yang perlu disiapkan adalah cara mendapatkan modal tersebut. Pengusaha yang kecil dan menengah sering kali memiliki ganjalan modal ketika ingin maju. Hal ini merupakan salah satu pengganjal ketika mereka akan mempersiapkan diri untuk bersaing di pasar nasional. Seperti yang sudah disebutkan, untuk mempersiapkan diri agar bisa bersaing dengan sehat pada pasar dalam negri saja sudah merupakan hal yang sukar bagi sebagian pengusaha, apalagi menghadapi persaingan global di daerah ASEAN dengan beberapa negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura dan Thailand yang UKM nya sudah siap bersaing dengan UKM dalam negeri.
Pemerintah melalui Permodalan Nasional Madani (PNM) menjadi tulang punggung dalam hal membantu sektor keuangan/permodalan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar bisa berkembang dan dapat bersaing tidak hanya dengan pengusaha lokal, melainkan juga pengusaha dari luar negeri dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
Salah satu langkah konkret PNM dalam membantu UMKM adalah dengan program UlaMM atau Unit Layanan Modal Mikro. Program ini adalah pemberian modal bagi pengusaha kecil menengah yang memiliki potensi bersaing yang besar dengan produk andalan mereka. Untuk mendapat suntikan dana UlaMM inipun tidaklah sulit, para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi (UMKMK) hanya perlu melengkapi persyaratan antara lain, tanda bukti WNI/kartu identitas, bukti usaha sudah berjalan lebih dari 1 tahun, usaha produktif dan berkas-berkas lainnya.
Selain itu juga para pengusaha mikro bisa mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang fungsinya hampir sama dengan ULaMM. Komitmen pemerintah dalam membantu UMKM melalui KUR ini cukup serius, hal ini dilandasi dengan tahun ini pemerintah menurunkan bungan KUR sebesar 9% setelah tahun sebelumnya sebesar 12%. Pengajuan KUR ini dapat dilakukan di bank Mandiri, BNI dan BTN.
Peran Telkom dalam membantu UMKM
Seiring dengan langkah pemerintah dalam hal membantu UMKM agar bisa lebih produktif dan berdaya saing, Telkom pun meluncurkan program kemitraan bernama Smartfunding. Sesuai dengan namanya, program ini bertujuan membantu para pelaku UMKM agar mendapat bantuan modal untuk kepentingan pengembangan usahanya. Syaratnya pun cukup mudah diantaranya WNI, sudah menjalankan usaha minimal 1 tahun, bisnis yang dijalankan potensial dan tidak menjadi mitra UMK binaan perusahaan lain. Untuk informasi lengkap mengenai Smartfunding ini silahkan kunjungi di sini.
Modal adalah hal yang sangat krusial dalam pembangunan sebuah usaha dan juga pengembangannya. Oleh karena itu seorang pengusaha yang potensial harus diberikan bantuan yang besar sehingga ia bisa mendapatkan kesempatan untuk bersaing dengan lebih kompetitif. Selain pemberian pengertian permodalan, pemerintah sebaiknya juga memberikan penjelasan dan juga penyuluhan lebih jauh mengenai MEA agar masyarakat bisnis kecil dan menengah menjadi lebih mengerti dan siap dengan persaingan di depan yang akan mereka hadapi. (nas)
(***)
Dari berbagai sumber
No comments:
Post a Comment