Investasi Properti di Indonesia
Investasi sering diartikan sebagai kegiatan yang tidak jauh berbeda dengan kegiatan petani. Membeli dan menanamkan bibit yang berupa modal hingga tumbuh dan berbuah dengan nilai yang lebih besar lagi. Setidaknya usaha tersebut memerlukan perhatian dari penanam modal agar tanaman (yang di investasi) dapat tumbuh dan berkembang dengan baik hingga berbuah dan dapat dipetik hasilnya.
Tips Pilihan Investasi Properti
Seperti yang telah diketahui pada umumnya, investasi dalam properti memiliki tingkat resiko yang sangat minim dibandingkan dengan jenis investasi lainnya. Secara logika, dunia ini memiliki lahan yang terbatas dengan diiringi pertumbuhan penduduk yang terus meningkat. Hal ini memicu harga lahan yang terus meningkat setiap periode tertentu. Namun jangan pernah berpikir bahwa setiap membeli suatu lahan atau properti dapat mengikuti logika tersebut dengan baik. Contohnya, kapan anda dapat merasakan secara pasti hasil dari investasi properti anda yang berlokasi di daerah yang jauh dari perkembangan tata ruang kota pemerintah setempat, terlebih lagi anda tidak mengolahnya sebagai tempat yang memiliki nilai jual. Berikut ini merupakan bentuk investasi di bidang properti yang umum dilakukan. Anda juga dapat membaca http://sonyandproject.blogspot.com/2011/12/bagaimana-cara-memilih-properti-yang.html
Jual Kembali
Seperti yang dimaksud dengan logika diatas, anda dapat membeli properti dengan tujuan menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi. Sebagai contoh, kota yang berkembang dalam pembangunan dan pengembangan infrastruktur tata ruang kota dan bisnis biasanya menjadi pilihan para pencari properti. Hal ini memiliki potensi dalam peningkatan harga jual yang tinggi dan dalam periode yang singkat.Sebagai contoh:
Seorang pembeli properti membeli unit ruko seharga Rp.800 juta di suatu kawasan di kota yang dimaksud diatas. Dengan perkiraan kenaikan harga jual Rp.50-100 juta per tahun, ia berniat investasi tanpa menggunakan unit ruko tersebut. Namun siapa yang mengira bahwa hanya berlangsung 5 tahun yang seharusnya ia mendapat nilai jual seperti prediksinya sekitar Rp 1 milyar - 1,3 milyar, ternyata ia dapat menjualnya dengan harga Rp.1,6 milyar di tahun kelima sejak ia membelinya. Belum puas dengan hal tersebut, ia mengulur waktu 1 tahun kedepan dan ia menjualnya kepada orang lain dengan harga Rp.1,8 milyar (setelah negosiasi). Dan 1 tahun kemudian (7tahun) setelah ia menjualnya, ternyata ruko di kawasan tersebut telah meningkat harganya menjadi Rp.2,3 milyar.
Lalu bagaimana cara agar hal tersebut dapat anda alami sama persis atau bahkan lebih dari itu?
Tips Investasi Jual Kembali
- Memilih lokasi dengan jenis properti yang sesuai dengan kebutuhan calon pembeli.
- Peningkatan harga jual kembali dan NJOP dapat anda cek melalui notaris maupun instansi terkait mengenai harga pasaran di lokasi tersebut.
- Anda dapat menanyakan secara langsung pada pemerintah setempat mengenai program-program pengembangan dan pembangunan tata ruang kota di lokasi yang akan anda pilih.
- Properti jadi (lengkap dengan unit bangunan) umumnya dikelola oleh developer. Citra, mutu, dan kualitas serta pengalaman developer juga berpengaruh terhadap minat calon pembeli. Atau setidaknya developer tersebut memiliki perencanaan yang baik dalam mengembangkan kawasan properti yang mereka jual.
Catatan:
Harga beli yang tinggi bukan berarti memiliki peningkatan harga jual yang tinggi juga. Prediksi harga tidak dapat dipastikan bila kawasan tersebut tidak sesuai dengan poin 1, 3, dan 4 diatas.
Harga beli yang tinggi bukan berarti memiliki peningkatan harga jual yang tinggi juga. Prediksi harga tidak dapat dipastikan bila kawasan tersebut tidak sesuai dengan poin 1, 3, dan 4 diatas.
Sewa
Seperti halnya membeli untuk menjualnya kembali, sewa dilakukan untuk mengisi kekosongan waktu yang tersedia selama peningkatan harga jual kembali bila telah dinilai cocok. Dan beberapa alasan umum mengapa menyewakan properti dinilai sebagai bentuk investasi properti yang baik:- Harga sewa dapat membantu mengurangi beban nilai kredit atau down payment yang relatif tinggi.
- Harga sewa memiliki nilai minimum 2% dari harga jual rata-rata. Biasanya sangat jarang pemilik memberikan nilai sewa dengan perhitungan harga tersebut.
- Menjadi pilihan bagi pencari properti dengan modal yang terbatas. Biasanya penyewa lebih sedikit dibandingkan dengan pembeli.
- Dalam komersil, perusahaan besar biasanya jarang membeli unit properti sebagai cabang perusahaan atau sebagai tempat berdagang. Hal ini dikarenakan sulitnya menentukan kepemilikan yang sah dari perusahaan besar tersebut dari jumlah tenaga kerja yang terhitung banyak. Mereka juga memilih sewa dengan alasan mengganti penggunaan modal untuk membeli sebagai kegiatan promosi dan pemasaran perusahaannya. Mereka juga jarang menjadikan properti milik mereka sebagai aset mereka.
Tips Menyewakan Properti
Selain berdasarkan tips investasi jual kembali diatas, yang perlu diperhatikan adalah:
Selain berdasarkan tips investasi jual kembali diatas, yang perlu diperhatikan adalah:
- Memiliki perjanjian dengan ikatan hukum yang kuat antara penyewa dan pemilik. Perjanjian sewa menyewa biasanya disepakati antara kedua belah pihak. Setiap perjanjian tentunya memerlukan pihak tengah yang berperan sebagai saksi yang tidak memberatkan kepada salah satu pihak. Gunakan notaris atau ahli hukum yang terkait sebagai pihak tengah. Atau juga dapat menggunakan mediator atau perantara yang sesuai dan berada dalam proses sewa menyewa sebagai pihak tengah.
- Isi perjanjian lebih mengutamakan poin penting tertulis terhadap objek sewa (unit bangunan, Luas tanah/Luas Bangunan, alamat, fasilitas yang disediakan penyewa), harga sewa, jangka waktu sewa, dan menyertakan pihak-pihak yang terkait. Penambahan isi perjanjian berdasarkan kebutuhan dan kesepakatan pihak penyewa dengan pihak pemilik.
- Gunakan cara pembayaran secara transfer melalui bank. Hal ini bertujuan mengurangi resiko penipuan dalam pembayaran.
Catatan:
Anda bukan satu-satunya orang yang memiliki cara dan tujuan tersebut sebagai penyewa. Bila anda memiliki pesaing yang sama, baiknya anda melengkapi unit anda dengan fasilitas maupun perawatan unit properti anda dengan baik. Atau anda dapat sekedar mengurangi harga sewa dibawah pesaing anda.
Untuk info lebih lanjut, hubungi:
SONY
Untuk info lebih lanjut, hubungi:
SONY
+6285693433333
sony.swangga@yahoo.com






